Jumat, 10 September 2010

    Dari Media
Senin, 15 Februari 2010
Welcome, Listrik Prabayar

PALMERAH, Warta Kota. Perusahaan Listrik Negara (PLN). Terus menyosialisasikan penggunaan listrik prabayar. Bahkan PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) dan Tangerang menargetkan pengguna listrik prabayar tahun ini mencapai 100.000 pelanggan.

Duty Manager Administrasi Niaga PLN Disjaya dan Tangerang Dedi Muhidin mengatakan, listrik prabayar memiliki sejumlah keuntungan salah satunya, pelanggan listrik prabayar dapat mengatur sendiri pemakaian listriknya, dan menghapus kesalahan pencatatan meter pelanggan.
“Biaya pemakaian listrik dihitung berdasarkan kilowatt/haour (Kwh). Harga Kwh itu disesuaikan dengan daya listrik pelanggan,” kata Dedi, Jumat (12/2).
Pengguna listrik prabayar juga tidak dikenai biaya abonemen, dan tidak perlu cemas dengan kesalahan pencatat meter yang kerap terjadi pada pelanggan konvensional, karena kontrol pengguna listrik dilakukan sendiri oleh pelanggan,
Saat ini, PLN menyediakan voucher isi ulang dengan nilai beragam, mulai dari Rp, 10.000 hingga Rp 1 juta. Voucher dengan nilai Rp 1 juta ini diperuntukan bagi konsumen menengah ke atas yang juga dibidik untuk menjadi pengguna listrik prabayar.
Masyarakat dapat memperoleh voucher prabayar listrik itu dengan mudah, melalui loket-loket pembayaran PLN, dan Bank Bukopin, termasuk ATM Bukopin.
Bagi masyarakat yang berminat memanfaatkan listrik prabayar, PLN menjamin biaya pemasangan yang lebih murah dibandingkan pemasangan baru konvensional. Pelanggan cukup membayar sesuai dengan daya yang dibutuhkan oleh pelanggan, tanpa perlu biaya jaminan lagi.
Harga pemasangan baru adalah Rp 300/VA. Jika ingin memasang 1.300 VA, pelanggan cukup membayar Rp 390.000. Harga itu diperoleh dari Rp 300 dikalikan 1.300 VA
Sistem listrik prabayar sudah diperkenalkan di Kepulauan Seribu beberapa tahun lalu. Total pelanggan listrik prabayar di wilayah Jakarta dan Tangerang hingga tahun ini mencapai 15.000 pelanggan.

KEUNTUNGAN LISTRIK PRABAYAR
1. Tidak ada biaya abonemen
2. Biaya pemasang baru tidak ada tambahan biaya jaminan
3. Biaya pemasangan Rp 300/VA
4. Pemakaian listrik dihitung berdasarkan pemakaian kilowatt/hours
5. Tidak ada pencataan meter oleh petugas PLN
6. Konsumen bisa menghitung sendiri biaya rata-rata pemakaian listrik/bulan
7. Bisa diterapkan untuk usaha kost-kostan

BIAYA KWH LISTRIK PRABAYAR
1. 900 VA Rp 613/kwh
2. 1.300 VA Rp 653/kwh
3. 2.200 VA Rp 666/kwh

Sumber : Warta Kota