Senin, 25 Januari 2010 PLN Kurangi Gangguan Listrik
PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang (Disjaya) bertekad bisa memberikan layanan listrik berkelas internasional. Untuk itu, PLN bakal berusaha untuk meminimalkan gangguan listrik pada setiap pelanggan sebagimana yang dilakukan di negara-negara maju. Salah satu cara yang dilakukan dengan memasang six sigma pada KWH meter (meteran listrik). Six sigma merupakan piranti yang bisa meningkatkan akurasi pembacaan meteran. -Dengan alat ini, gangguan listrik bisa ditekan. "Gangguan listrik untuk kelas dunia sudah di bawah 100 menit per pelanggan per tahun. Saat ini, gangguan listrik di Jakarta masih 300 menit per pelanggan pertahun. Diharapkan, setelah pemasangan six sigma bisa ditekan menjadi 70 menit," kata General Manager PLN Disjaya Pumomo Willy di kantornya, kemarin. Sebagai langkah awal, PLN akan memasang alat tersebut pada lima area pelayanan listrik (APL) di wilayah Jakarta dan Tangerang. Kelima area tersebut adalah Menteng, Mampang, Bulungan, Bintaro, dan Serpong. Ditargetkan, lima wilayah ini sudah bisa memberikan layanan kelas dunia pada 27 Oktober tahun ini. "Kelima area tersebut akan menjadi pilot project pelayanan kelas dunia. Pada awal Februari akan dicanangkan sehingga pada 27 Oktober mendatang kelima daerah tersebut sudah mampu memberikan pelayanan berkelas internasional," kata Purnomo. Setelah lima daerah ini berhasil, akan dilanjutkan pemasangan six sigma pada area-area Iain. Tujuannya, semua area di wilayah Jakarta dan Tangerang bisa, mendapatkan layanan listrik seperti kota-kota besar di dunia. Lebih lanjut dia menerangkan, six sigma merupakan management tools yang sesuai dengan standard internasional. Alat ini juga bisa mencegah cacat/kesalahan. "Six sigma adalah sebuah konsep yang berusaha untuk menjawab setiap permintaan pelanggan terhadap kualitas terbaik dan proses bisnis tanpa cacat. Kepuasan pelanggan dan peningkatan layanan menjadi prioritas tertinggi," tuturnya. Pumomo mengharapkan, pemasangan six sigma ini bisa membuat citra PLN meningkat. Dan pada akhirnya pendapatan PLN juga akan semakin membaik.
Sumber : Rakyat Merdeka
|
|